The other night, dear, as I lay sleeping
I dreamed I held you in my arms
When I awoke, dear, I was mistaken
So I hung my head and cried
You are my sunshine, my only sunshine
You make me happy when skies are grey
You'll never know, dear, how much I love you
Please don't take my sunshine away
I'll always love you and make you happy
If you will only say the same
But if you leave me to love another
You'll regret it all someday
You are my sunshine, my only sunshine
You make me happy when skies are grey
You'll never know, dear, how much I love you
Please don't take my sunshine away
You told me once, dear, you really loved me
And no one else could come between.
But now you've left me and love another,
You have shattered all my dreams.
You are my sunshine, my only sunshine
You make me happy when skies are grey
You'll never know, dear, how much I love you
Please don't take my sunshine away.
Friday, January 29, 2010
WARKAH BUAT IBU
Apakah sebenarnya
Terbuku dikalbumu
Apakah erti linang airmata di pipimu
(Oh ibu…setitis airmata mu umpama dosa ku terhadapmu…ampun kan ku ibu, walupun aku tak mengerti maksud airmata yg mengalir itu)
Ucapkanlah padaku
Tak bisa kurungkainya
Rahsia yang kau pendam itu
(Ibu..aku mohon ampun dan maaf diatas apa yg aku lakukan… meskin pun aku tak tahu apa yang tersirat dihatimu…apakah ada tercalar hatimu kerana salah laku ku? )
Aku hanya menduga
Tidak mampu merasa
Sebenar-benar perasaanmu
(Aku hanya merasai kesalahan apa yg dilakukan..tapi aku tak mampu mengolah perasaan mu wahai ibu ku…)
Pengorbanan yang kau lakukan
Untuk dewasakanku
Hanya bisa ditanggung oleh hati ibu
(Ibu, kau membesarkan aku dengan kasih sayang…tapi aku salah ertikan kasih sayang mu… kau korbankan usia muda mu untuk membesarkan ku… Ya Allah berdosa nya aku terhadapmu setelah usia dewasaku.. kasih yg kau harapkan tapi kekasaran yang kau dapat…ampun kan aku ibu..)
Namun kupercaya
Takkan terlerai kasih
Ikatan ini takkan putus
(Ibu mulia nya hatimu kerana kau ibu ku… walau apa yang ku lakukan kau tetap menganggap ku anak mu… kerana ikatan antara kita tak akan putus…walau apa yang aku lakukan…)
Telah kau telan lara
Dan terima segala
Dugaan dan badai yang melanda…
Duhai ibu
(Duhai ibu… ketahuilah…aku sayang pada mu setelah apa yang kau berikan… tak terniat dibibirku untuk melukai hatimu… kerana aku tahu airmata yg mengalir dari pipi mu adalah dosa ku terhadapmu…Ampun kan aku duhai ibu ku…)
Terbuku dikalbumu
Apakah erti linang airmata di pipimu
(Oh ibu…setitis airmata mu umpama dosa ku terhadapmu…ampun kan ku ibu, walupun aku tak mengerti maksud airmata yg mengalir itu)
Ucapkanlah padaku
Tak bisa kurungkainya
Rahsia yang kau pendam itu
(Ibu..aku mohon ampun dan maaf diatas apa yg aku lakukan… meskin pun aku tak tahu apa yang tersirat dihatimu…apakah ada tercalar hatimu kerana salah laku ku? )
Aku hanya menduga
Tidak mampu merasa
Sebenar-benar perasaanmu
(Aku hanya merasai kesalahan apa yg dilakukan..tapi aku tak mampu mengolah perasaan mu wahai ibu ku…)
Pengorbanan yang kau lakukan
Untuk dewasakanku
Hanya bisa ditanggung oleh hati ibu
(Ibu, kau membesarkan aku dengan kasih sayang…tapi aku salah ertikan kasih sayang mu… kau korbankan usia muda mu untuk membesarkan ku… Ya Allah berdosa nya aku terhadapmu setelah usia dewasaku.. kasih yg kau harapkan tapi kekasaran yang kau dapat…ampun kan aku ibu..)
Namun kupercaya
Takkan terlerai kasih
Ikatan ini takkan putus
(Ibu mulia nya hatimu kerana kau ibu ku… walau apa yang ku lakukan kau tetap menganggap ku anak mu… kerana ikatan antara kita tak akan putus…walau apa yang aku lakukan…)
Telah kau telan lara
Dan terima segala
Dugaan dan badai yang melanda…
Duhai ibu
(Duhai ibu… ketahuilah…aku sayang pada mu setelah apa yang kau berikan… tak terniat dibibirku untuk melukai hatimu… kerana aku tahu airmata yg mengalir dari pipi mu adalah dosa ku terhadapmu…Ampun kan aku duhai ibu ku…)
Subscribe to:
Posts (Atom)